Memelihara kambing atau domba sebagai hewan ternak memang banyak dilakukan oleh warga indonesia. pasalnya konsumsi kambing atau domba di Indonesia memang cukup tinggi,. Sehingga tidak heran jika peternakan kambing atau domba memang menjamur dimana-mana. Apalagi ketika akan perayaan Idul Adha bagi umat Islam. Tentunya pada moment tersebut harga kambing sedang laku-lakunya. Namun apa jadinya ketika kambing atau domba menderita sejumlah penyakit. Tentunya akan menurunkan harga jual atau bisa tidak laku. Untuk mengatasi hal tersebut, tentunya bagi peternak kambing atau domba mengetahui jenis-jenis penyakit kambing atau domba berikut ini. Sehingga ketika ditemui gejalanya, segera bisa diatasi atau disembuhkan.

 

Penyakit kambing atau domba yang sering muncul

Salah satu penyakit yang banyak dialami kambing atau domba adalah penyakit pada mulut dan kakinya. Dimana penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyebar secara langsung melalui kotoran, susu, air kencing dan juga benda-benda lainnya. domba yang menderita penyakit mulut ini biasanya ditandai dengan melepuhnya rongga mulut, kuku dan juga lidah. Selain itu saat penyakit ini, kambing atau domba juga akan banyak memproduksi air liur secara berlebih. ketika hal tersebut telah terjadi, salah satu cara pengendaliannya adalah dengan menjaga kebersihan kandang. Langkah selanjutnya adalah adalah melakukan vaksinasi secara teratur serta memisahkan ternak yang sakit.

Jenis-jenis penyakit kambing atau domba selanjutnya adalah kudis. Biasanya hewan yang menderita kudis ini akan tampak kurus dan ditandai beberapa gejala lainnya seperti: permukaan kulit mengelupas, kering dan bulu menjadi mudah rontok. Penyakit kudis ini disebabkan oleh hewan parasit yang timbul akibat kotoran ternak hanya ditumbuk dan jarang dibersihkan dari kandang. Untuk mengatasi penyakit umum kambing atau domba tersebut yang pertama adalah dengan selalu menjaga kebersihan kandang. Untuk mengobati kudisnya tersebut bisa menggunakan kapur barus yang dicampur dengan minyak kepala lalu dioleskan pada bagian yang terkena kudis.

Penyakit yang banyak dialami kambing atau domba lainnya adalah perut kembung. Kambing atau domba bisa mengalami perut kembung dikarenakan kondisi lingkungan yang cukup dingin, selain itu juga disebabkan oleh faktor rumput yang dikonsumsinya terlalu basah. Gejala yang muncul bagi kambing atau domba yang perutnya kembung adalah perutnya menjadi besar daripada biasanya, sulit berdiri dan nafsu makan berkurang serta susah BAB. Untuk menyembuhkan kambing atau domba yang perutnya kembung bisa dilakukan dengan mengoleskan balsem pada perut atau berusaha membuat kambing menjadi lebih hangat.

Dangkangan atau yang sering disebut orf juga banyak dialami oleh kambing atau domba. Penyebab penyakit ini adalah salah pemberian pakan. Pasalnya rumput yang berbulu atau berdebu bisa menjadikan ternak mengalami mulut korengan atau disertai munculnya benjolan di sekitar mulut dan nafsu makan juga menurun. Untuk mengatasi korengan tersebut bisa disembuhkan dengan memberikan preparat Iodium dan penyuntikan antibiotik. Untuk penanganan selanjutnya harus diperhatikan cara pemberian pakan yang tepat serta menghindari jenis pakan yang berbulu atau pun berdebu.

Jenis-jenis penyakit kambing atau domba selanjutnya adalah penyakit cacingan. Kambing atau domba yang mengalami cacingan akan menunjukkan ciri-ciri seperti perut menjadi lebih buncit disertai dengan kembung dan diare. Ciri lainnya adalah nafsu makan berkurang dan juga kambing atau dombanya menjadi kusam dan lesu. Kambing bisa mengalami cacingan dikarenakan sistem pencernaan yang tidak normal, dan juga memungkinkan dikarenakan parasit internal. Untuk mengendalikan penyakit cacingan tersebut, dapat ditangani dengan pemberian pakan dan minum yang baik serta dilanjutkan dengan memberikan obat cacing.

Kenali Penyakit Umum Kambing Dan Cara Mengatasinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *